Jumat, 27 Mei 2016
Industri
Pemerintah telah mengatur peningkatan pembangunan industri agar tidak membawa akibat rusaknya lingkungan hidup, namun dalam kenyataannya yang lebih banyak diperhatikan dalam pendirian industri sekarang adalah keuntungan-keuntungan secara materi. Untuk datail mengenai pembahasan dampak lingkungan yang diakibatkan oleh industri dapat dilihat di sini.
Senin, 09 Mei 2016
Pertambangan
Pertambangan adalah rangkaian
kegiatan dalam rangka upaya pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan,
pemanfaatan dan penjualan bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, migas). Sektor pertambangan, khususnya pertambangan umum, menjadi
isu yang menarik khususnya setelah Orde Baru mulai mengusahakan sektor ini
secara gencar. Pada awal Orde Baru, pemerintahan saat itu memerlukan dana yang
besar untuk kegiatan pembangunan, di satu sisi tabungan pemerintah relatif
kecil, sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintah mengundang
investor-investor asing untuk membuka kesempatan berusaha seluas-luasnya di
Indonesia. Namun, pada prakteknya pertambangan menimbulkan banyak masalah kingkungan, seperti pencemaran, pembukaan hutan secara besar-besaran, dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di sini.
Senin, 18 April 2016
Pertumbuhan Penduduk, Ilmu Teknologi, dan Pengetahuan Lingkungan
Pertumbuhan penduduk dan pembangunan tentunya sangat berpengaruh terhadap perkembangan lingkungan yang ada di sekitarnya. Berikut merupakan penulisan tentang hubungan dari hal tersebut. Untuk detailnya silakan buka disini.
Minggu, 20 Maret 2016
Azas Pengetahuan Lingkungan dan Sumber Daya Alam
Sebagai manusia yang hidup dan tinggal
dalam suatu lingkungan tertentu sudah sepautnya kita mengetahui tentang
asas-asas pengetahuan lingkungan. Tujuannya adalah agar kita selalu mentaati aturan-aturan
yang telah berlaku di lingkungan sekitar kita agar tidak mengalami kerusakan.
Saat ini banyak sekali terjadi kerusakan pada lingkungan didunia yang
disebabkan ketidak tahuan manusia terhadap asas-asas tersebut, atau mungkin
memang itu adalah ulah manusia yang hanya memikirkan materi dan kepentingannya
diri sendiri untuk meraup banyak keuntungan tanpa memikirkan dampak yang
terjadi pada lingkungan yang ada di bumi nanti. Asas-asas tersebut dijabarkan
melalu satu cabang ilmu yaitu ilmu lingkungan.
Sumber daya alam (biasa
disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat
digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. Yang tergolong di
dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan
mikroorganisme. Tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam,
berbagai jenis logam, air, dan tanah. Inovasi teknologi, kemajuan peradaban dan
populasi manusia, serta revolusi industri telah membawa manusia pada era
eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara
signifikan, terutama pada satu abad belakangan ini.
Untuk detail tentang Azas Pengetahuan Lingkungan dan Sumber Daya Alam dapat dilihat di sini.
Jumat, 15 Januari 2016
Minggu, 13 Desember 2015
Penelitian Nyata
Penelitian ini digunakan untuk mencari nilai-nilai bagi suatu variabel random kontinu (X kontinu), yaitu suatu peubah acak kontinu x yang memiliki sebaran berbentuk genta atau lonceng, persamaan matematik bagi sebaran peluang peubah acak normal ini bergantung pada dua parameter yait rata-rata dan simpangan baku.
Untuk detailnya silakan klik disini
Untuk detailnya silakan klik disini
Senin, 09 November 2015
Contoh Studi Kasus dengan Hipotesis
1. Studi
Kasus Uji Kebebasan Chi-Square
PT Mainan Unik memproduksi berbagai jenis mainan
anak-anak antara lain mobil mainan, boneka, rumah boneka, pistol mainan, dan
pedang mainan. Jenis-jenis mainan anak-anak tersebut memiliki 5 macam warna, yaitu
putih, merah, kuning, hijau, dan biru. Perusahaan melakukan penelitian terhadap
penjualan setiap jenis mainan-anak-anak tersebut untuk 5 macam warna yang telah
ditentukan. Pengamatan dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan dengan tujuan untuk
meneliti kebebasan antara jenis mainan anak-anak dengan warna dari mainan itu
sendiri. Berikut adalah
hasil
pengamatan yang telah dilakukan.
Tabel 1 Hasil Pengamatan PT Mainan Unik
|
Warna Mainan
|
Jenis Mainan
|
Total
|
||||
|
Mobil Mainan
|
Boneka
|
Rumah Boneka
|
Pistol Mainan
|
Pedang Mainan
|
||
|
Putih
|
250
|
241
|
233
|
218
|
225
|
1167
|
|
Merah
|
304
|
285
|
310
|
277
|
298
|
1474
|
|
Kuning
|
317
|
323
|
331
|
305
|
324
|
1600
|
|
Hijau
|
295
|
300
|
316
|
287
|
318
|
1516
|
|
Biru
|
196
|
190
|
212
|
188
|
222
|
1008
|
|
Total
|
1362
|
1339
|
1402
|
1275
|
1387
|
6765
|
Pengujian
menggunakan taraf nyata sebesar 5%. Berdasarkan data pengamatan dari 6765 mainan
anak-anak dengan 5 macam warna yang terjual tersebut, perusahaan ingin mrngetahui
apakah jenis mainan anak-anak saling bebas dengan warna mainan itu sendiri.
2. Perhitungan
Uji Kebebasan Chi-Square
Perhitungan yang dilakukan pada studi
kasus ini bertujuan untuk penarikan kesimpulan, yaitu kebebasan antara jenis mainan
anak-anak dengan warna mainan itu sendiri. Berikut ini adalah perhitungannya.
a. Menentukan
formulasi hipotesis
Formulasi
hipotesis terdiri dari H0 dan H1. Berikut adalah
formulasi hipotesis berdasarkan pernyataan antara data pasangan yang diuji.
1) H0 : jenis
mainan anak-anak saling bebas dengan warna mainan.
2) H1 : jenis mainan anak-anak tidak
saling bebas dengan warna mainan.
b. Menentukan
taraf nyata (α) dan nilai X2 tabel
Taraf
nyata telah ditentukan sebelumnya, yaitu sebesar 5%. Nilai X2 tabel digunakan untuk perbandingan terhadap X02 (X2 hitung).
Berikut adalah nilai X2
tabel.
= 5%
= 0,05
db = (b-1).(k-1)
=
(5-1).(5-1)
=
(4).(4)
=
16
X20,05
(16) = 26,296
c. Menentukan kriteria pengujian
Kriteria
pengujian digunakan untuk membuat kesimpulan. Kriteria pengujian merupakan
perbandingan X2 tabel terhadap X2 hitung. Berikut ini adalah kriteria pengujiannya.
1) H0
diterima apabila X02
26,296.
2) H0
ditolak apabila X02
26,296.
d. Menentukan
nilai uji statistik
Nilai
uji statistik digunakan untuk membuat tabel berdasarkan tahap-tahap pengujian
tertentu dan menentukan nilai X2 hitung. Berikut adalah tabel
perhitungannya.
i : baris
n1
= 1167 n3 = 1600 n5 = 1008
n2
= 1474 n4 = 1516
j : kolom
n1
= 1362 n3 = 1402 n5 = 1387
n2
= 1339 n4 = 1275
n = 6765
e11 =
=
234,9525
e12 =
=
230,9849
e13 =
=
241,8528
e14 =
=
219,9446
e15 =
=
239,2652
e21
=
=
296,761
e22
=
=
291,7496
e23
=
=
305,4764
e24
=
=
277,8049
e25
=
=
302,2081
e31
=
=
322,1286
e32
=
=
316,6888
e33
=
=
331,5891
e34
=
=
301,5521
e35
=
=
328,0414
e41
=
=
305,2169
e42
=
= 300,0627
e43
=
=
314,1806
e44
=
=
285,7206
e45
=
=
310,8192
e51
=
=
202,941
e52
=
=
199,514
e53
=
=
208,9011
e54
=
=
189,9778
e55 =
=
206,6661
Hasil
perhitungan yang telah di
atas kemudian dimasukkan ke dalam tabel
perhitungan. Tabel perhitungan
ini digunakan untuk mengetahui nilai
X2 hitung.
Tabel 2 Perhitungan Manual Uji Kebebasan Chi-Square
|
nij
|
eij
|
(nij – eij)2
|
|
|
250
|
234,9525
|
15,04745
|
0,96371
|
|
241
|
230,9849
|
10,01508
|
0,43424
|
|
233
|
241,8528
|
-8,85277
|
0,32405
|
|
218
|
219,9446
|
-1,94457
|
0,01719
|
|
225
|
239,2652
|
-14,2652
|
0,8505
|
|
304
|
296,761
|
7,23902
|
0,17659
|
|
285
|
291,7496
|
-6,74959
|
0,15615
|
|
310
|
305,4764
|
4,52358
|
0,06699
|
|
277
|
277,8049
|
-0,80488
|
0,00233
|
|
298
|
302,2081
|
-4,20813
|
0,05859
|
|
317
|
322,1286
|
-5,1286
|
0,08165
|
|
323
|
316,6888
|
6,31116
|
0,12577
|
|
331
|
331,5891
|
-0,58906
|
0,00105
|
|
305
|
301,5521
|
3,44789
|
0,03942
|
|
324
|
328,0414
|
-4,04139
|
0,04979
|
|
295
|
305,2169
|
-10,2169
|
0,34199
|
|
300
|
300,0627
|
-0,06268
|
0,00001
|
|
316
|
314,1806
|
1,81936
|
0,01054
|
|
287
|
285,7206
|
1,27938
|
0,00573
|
|
318
|
310,8192
|
7,18078
|
0,1659
|
|
196
|
202,941
|
-6,94102
|
0,2374
|
|
190
|
199,514
|
-9,51397
|
0,45368
|
|
212
|
208,9011
|
3,09889
|
0,04597
|
|
188
|
189,9778
|
-1,97783
|
0,02059
|
|
222
|
206,6661
|
15,33392
|
1,13773
|
|
Jumlah
|
5,76756
|
||
Nilai X02 berdasarkan perhitungan, yaitu sebesar 5,76756.
e. Membuat kesimpulan
Nilai
X2 hitung dan nilai X2 tabel dibandingkan untuk mengetahui apakah H0 diterima
atau ditolak. Kesimpulannya adalah X02
= 5,76756 <
X20,05 (16) = 26,296, maka H0 diterima dan H1
ditolak. Nilai ini menunjukkan bahwa jenis mainan
anak-anak saling bebas dengan warna mainan.
3.
Analisis
Perhitungan Uji Kebebasan Chi-Square
Analisis perhitungan manual dilakukan berdasarkan hasil
perhitungan manual dari langkah-langkah pengujian kebebasan chi-square. Pertama, formulasi hipotesis merupakan pernyataan dari H0
dan H1. Pernyataan dari H0 yaitu jenis mainan anak-anak saling bebas dengan warna
mainan. H1 merupakan
pernyataan invers dari H0, yaitu jenis mainan anak-anak tidak saling bebas dengan warna
mainan. Taraf nyata sebesar 5% (karena pengamatan yang dilakukan menggunakan tingkat keyakinan sebesar 95%) dengan derajat bebas yang
bernilai 16, sehingga didapatkan nilai X20,05(16) dari
tabel adalah 26,296. Nilai uji statistik menghasilkan nilai X2 hitung
sebesar 5,76756. Nilai chi-square
selalu bertanda positif karena nilai itu merupakan penjumlahan kuadrat dari
variabel normal (frekuensi pengamatan diselisihkan dengan frekuensi harapan)
dibagi dengan frekuensi harapan. Kesimpulan yang dapat ditarik sesuai dengan kriteria
pengujian ialah X02 =
5,76756 lebih kecil dari X20,05 (16) = 26,296, maka H0
diterima dan H1 ditolak, artinya jenis mainan
anak-anak saling bebas (independent) dengan warna
mainan. Penjualan jenis mainan
anak-anak tidak dipengaruhi
oleh warna mainannya, maka pemasaran yang dilakukan perusahaan tidak perlu
disesuaikan dengan warna mainan.
4. Referensi
Hasan, M. Iqbal. 2011. Statistik 2. Jakarta: Bumi
Aksara.
Subiyakto,
Haryono. 1994. Statistika Industri. Jakarta:
Universitas Gunadarma.
Wibisono, Yusuf. 2005. Metode Statistik. Yogjakarta: Gajah Mada University Press.
Langganan:
Postingan (Atom)